Al Khulasoh Al Asasiyyah Fii Masaail Al I’tiqodiyyah#Apa makna persaksian “Anna Muhammadan Rasulullah”? - P8

 

Aqidah Dasar | Ustadzah Aditya Putri | Senin, 14 Oktober 2024

#Apa makna persaksian “Anna Muhammadan Rasulullah”?

Nabi Muhammad sama dengan manusia lainnya yang merupakan hamba allah tetapi beliau juga utusan Allah . Hakikat dari persaksian bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah mengandung perkara-perkara yang diataranya adalah:

1. Mengimani beliau ﷺ bahwa ia ﷺ adalah hamba dan tidak berhak untuk disembah (Ini adalah penegasan) dan Rasulullah seorang utusan yang tidak boleh didustai.

Dalilnya :

  • QS Ali 'Imran : 144

وَمَا مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِهِ ٱلرُّسُلُ

Dan Muhammad hanyalah seorang rasul; sebelumnya telah berlalu beberapa rasul.

  • QS Al-Kahf : 110

قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَـٰهُكُمْ إِلَـٰهٌ وٰحِدٌ ۖا

Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa."

Ini adalah penegasan uluhiyahnya Allah.

2. Menaati apa-apa yang Nabi perintahkan kepada kita

Dalilnya:

  • QS An-Nur : 54

قُلْ أَطِيعُوا ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا ٱلرَّسُولَ

Katakanlah, "Taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul;

  • QS An-Nisa' : 80

مَّن يُطِعِ ٱلرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ ٱللَّهَ ۖ وَمَن تَوَلَّىٰ فَمَآ أَرْسَلْنَـٰكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا
Barang siapa menaati Rasul (Muhammad) maka sesungguhnya dia telah menaati Allah. Dan barang siapa berpaling (dari ketaatan itu) maka (ketahuilah) Kami tidak mengutusmu (Muhammad) untuk menjadi pemelihara mereka.

يُطِعِ pada kata ini yang digunakan adalah fiil mudhari
siapa menaati Rasul (Muhammad) >>>> sekarang dan seterusnya maka kita juga sedang taat kepada Allah.

3. Mempercayai apaun yang beliau ﷺ katakan atau kabarkan

Dalilnya:

  • QS An-Najm : 3

وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ

dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut keinginannya.

Ø Rasulullah tidak mengucapkan berdasarkan hawa nafsunya

QS An-Najm : 4

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْىٌ يُوحَىٰ

Tidak lain (Al-Qur'an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),

4. Menjauhi apa-apa yang dilarang Nabi dan menghundari perkara-perkara yang beliau tidak suka

Dalilnya:

QS Al-Hasyr : 7

وَمَآ ءَاتَىٰكُمُ ٱلرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَىٰكُمْ عَنْهُ فَٱنتَهُوا ۚ

Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.

5. Tidak beribdah keapada Allah kecuali denga napa-apa yang Rasulullah ﷺ syariatkan.

Dalilnya:

· Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya

Barang siapa melakukan suatu amalan yang bukan merupakan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak. HR. Bukhari dan Muslim

Jika amalan tersebut tertolak, maka artinta tidak diterima disisi Allah.

0 Comments