🪻 Kajian Rutin di Masjid Umar Bin Khattab - Kuala Tungkal🪻
Alamat : Jl. Sumatera Lrg. Sudi Mampir Kuala Tungkal - Jambi
Terbuka Untuk Umum, Muslimin dan Muslimah
Kitab: "Arbain An Nawawiyah "
In syaa Allah
: Pemateri:
Ustadz Hasbi حفظه الله تعالى
Waktu:
Ahad, 22 September 2024
Pukul 10:30 s/d Selesai
Allah Ta'ala dipuji semua mahluk, appda sifat-Nya, pada seluruh perbuatan-Nya. Seluruh takdirNya terdapat kemaslahatan pada semua hamba. Allah memberikan nikmat kepada kita baik yang besar maupun kecil, yang tampak maupun tidak nampak. Apapun kenikmatan dan kebaikan yang kita dapatkan ini semua dari Allah. Kita tidak akan mampu menghitungnya. Maka dari itu kita diperintahkan untuk bersyukur dan tidak berbuat kufur. Kita bersyukur kepada Allah atas nikmat petunjuk kita yaitu Alqur'an dan assunah.
HAdits Arbain #19, menjaga hak Allah, dan seputar masalah takdir.
الحَدِيْثُ التَّاسِعَ عَشَرَ
عَنْ أَبِي العَبَّاسِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا قَالَ كُنْتُ: خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْماً فَقَالَ لِي: (( يَا غُلاَمُ! إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ باِللهِ، وَاعْلَمْ أَنَّ الأُمَّةَ لَوِ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ لَكَ، وَإِنِ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلاَّ بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللهُ عَلَيْكَ، رُفِعَتِ الأَقْلاَمُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ )) رَوَاهُ التِّرْمِذِي وَقَالَ: (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ ))،
Hadits Ke-19
Dari Abul ‘Abbas ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Pada suatu hari aku pernah berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda, ‘Wahai anak muda!
Sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kalimat kepadamu. Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu. Jika engkau mau meminta, mintalah kepada Allah. Jika engkau mau meminta pertolongan, mintalah kepada Allah. Ketahuilah apabila semua umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu dengan sesuatu, maka mereka tidak bisa memberikan manfaat kepadamu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan untukmu. Dan seandainya mereka pun berkumpul untuk menimpakan bahaya kepadamu dengan sesuatu, maka mereka tidak dapat membahayakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena-pena (pencatat takdir) telah diangkat dan lembaran-lembaran (catatan takdir) telah kering.’” (HR. Tirmidzi, dan ia berkata bahwa hadits ini hasan shahih).
(Rumaysho.com)
Beliau memiliki nama Abul Abbas Abdullah bin Abbas (paman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama) bin Abdul Mutthallib bin Hasyim Al-Qurasy Al-Hasyimi Al-Makkiy. Sementara ibu beliau bernama Ummu Al-Fadhl Lubabah binti Al-Harits bin Hazn Al-Hilaliyah.
Beliau radhiyallahu ‘anhu lahir di tahun ke-3 sebelum peristiwa hijrah ke Madinah dan lahir di tengah kabilah yang dihormati oleh bangsa Arab yaitu Bani Hasyim.
Di antara keutamaan beliau adalah:
Pertama: Diberikan wejangan pribadi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallama sebagaimana poin sebelumnya.
Kedua: Didoakan langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallama,
اللَّهُمِّ فَقِّهْهُ في الدِّينِ، وعلِّمْهُ التَّأويلَ
“Ya Allah, pahamkanlah ia akan agama dan ajarilah ia tafsir.” (HR. Ahmad no. 2879)
Ketiga: Merupakan sahabat Nabi yang diakui kepakarannya dalam masalah tafsir. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
“Orang yang paling paham tentang Al-Qur’an adalah Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma.” (Tafsir Ibn Katsir, 1: 13)
Muslim.or.id
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam memberikan nasihat kepada Abdullah bin Abbas ketika masih kecil. Sehingga nasihat ini kuat pada hatinya.
Faedah:
🪻Rasulullah Sallallahu Alaihi mengatakan Wahai anak muda! Untuk mengambil perhatian.
🪻Rasulullah Sallallahu Alaihi mengatakan Sesungguhnya aku akan mengajarkan beberapa kalimat kepadamu yang tujuannya agar lawan bicara mendengarkan.
🪻Ada tujuh golongan yang mendapatkan naungan Allah.
1. Pemimpin yang adil,
2. Pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah,
3. Seorang yang hatinya senantiasa terkait dengan
masjid, 4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah di atasnya,
5. Seseorang yang diajak berzina oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan namun pemuda tersebut berkata, 'Aku takut kepada Allah,
6. Seorang yang bersedekah dan ia menyembunyikan shadaqahnya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan tangan kanannya,
7. Serta seorang yang berzikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala sendirian hingga meneteskan air mata."
HR. Al-Bukhari no. 660 dan Muslim no. 1031
🪻Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga terkadang membuat teka-teki agar lawan bicara berpikir
🪻Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga mengatakan jagalah Allah dan Allah akan menjagamu (ini adalah majas)
💎jagalah Allah>> menjaga perintah Allah 💎menjaga batasan-batas allah (hukum syariat)
💎hak-hak Allah
💎 larangan-larangan Allah
Kiasan ini juga serupa dengan
QS Muhammad : 7
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا إِن تَنصُرُوا ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Hendaknya seorang muslim menjaga batasan-batasan Allaah. Hendaknya ketika diperintahkan segera laksanakan apa yang dilarang maka jauhi. Maka inilah hamba Allah.
Bentuk menjaga hak Allah seperti:
1. Menjalankan shalat, bahkan ini adalah bentuk perkara yang paling penting untuk dijaga.
Allah Ta’ala berfirman,
حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
“Jagalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” (QS. Al-Baqarah: 238)
حَافِظُوا jagalah
Rumaysho.com
2. Menjaga bersuci, karena bersuci adalah pembuka shalat.
3. Menjaga kepala dan perut. Bentuk menjaga kepala adalah menjaga pendengaran, penglihatan dan lisan dari berbagai keharaman. Sedangkan bentuk menjaga perut adalah menjaga apa yang ada di dalamnya yaitu menjaga hati dari perkara haram, serta menjaga perut dari dimasuki makanan dan minuman yang haram.
4. Menjaga lisan dan kemaluan.
5. Belajar ilmu agama sehingga bisa menjalankan ibadah dan muamalah dengan baik, serta berdakwah dengan ilmu untuk diajarkan pada yang lain.
Apa bila seorang menjaga batasan-batasan Allah maka Allah akan memberikan penjagaanNya.
Lalu bagaimana bentuk penjagaan Allah?
1. Allah akan menjaga kemaslahatan hamba tersebut diantaranya Allah akan menjaga keluarganya, anak-anaknya, dimudahkan segala urusannya.
Kisah nabi musa dan nabi khidir perihal dinding rumah yang roboh dan terdapat harta di sana untuk anak yatim dari ayahnya yang shalih. Ini adalah dalil menjadi pribadi yang shalih maka Allah akan menjaga anak keturunan kita.
2. Allah menjaga kemaslahatan akhirat kita dan ini yang lebih penting dari pada dunia dari fitnah syahwat dan fitnah syubhat. Tidak heran Para Salaf menjaga amalan yang di tunjukkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam maka Allah menjaga mereka.
Salah satu contohnya
Husyam bin Urwah berkata dari bapakanya, “Asma mencapai usia 100 tahun dan tidak ada giginya yang rontok"
Almanhaj.or.id
🪻Kenalilah Allah dimaksud lapang niscaya Allah Alan mengenalimu di waktu engkau dalam kesulitan.
Adapun bagian hadits “Kenalilah Allah di saat senang, niscaya Allah mengenalmu di saat susah”, maka ada bentuk mengenal Allah terbagi dua:
Mengenal Allah secara umum yaitu membenarkan dan beriman sebagaimana yang dilakukan umumnya orang beriman.
Mengenal Allah secara khusus yaitu segala kecondongan hati hanya kepada Allah. Rumaysho.com
Kisah nabi Yunus Alaihisalam
Beliau alaihisalam berdakwah kepada kaumnya dan malah dia diolok-olok kaumnya, karena tidak tahan dia pergi dari kaumnya. Dia juga mengatakan kepada kaumnya sebelum itu, kalian akan mendapatkan balasan dari Allah. Sehingga Allah Ta'ala menghukumnya tatkala ia naik kapal, kapal itu penuh sehingga diputuskan barang-barangnya harus di buang, kemudian barang-barang di buang, kemudian di adakan undian lagi karena masih harus ada yang dikurangi maka, nabu yunus alaihiwasallam yang menceburkan diri ke laut. Di situlah ia ditelan ikan. Menurut ulama Nabi yunus di dalam 3 kegelapan
1. Kegelapan laut
2. Kegelapan perut ikan
3. Kegelapan malam
Kemudian dia berdoa ditengah Kegelapan malam. Malaikat mendengarnya kemudian mengatakan ini suara yang tidak asing, Allah Ta'ala mengatakan itu adalah hambaku Yunus.
Nuun itu bermakna ikan. Dzun Nuun adalah sebutan untuk Nabi Yunus ‘alaihis salam yang pernah ditelan oleh ikan. Cobalah kita lihat wahai saudaraku, bagaimanakah mustajabnya do’a Nabi Yunus ‘alaihis salam.
Mengenai do’a Nabi Yunus ‘alaihis salam ini juga disebutkan dalam ayat,
Hal ini pernah disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ
“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: LAA ILAAHA ILLAA ANTA SUBHAANAKA INNII KUNTU MINAZH ZHAALIMIIN (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk diantara orang-orang yang berbuat aniaya). Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. Tirmidzi no. 3505. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Rumaysho.com
Kondisi kita tidak akan selalu lapang. Waktu kita akan berubah-ubah. Maka ingatlah Allah wahai diri 💦💦
💎Bersitigfar kepada Allah akan mengangkat kesusahan kita💎
Jika kita lupa pada Allah ketika kota lapang maka Allah akan melupakan kita contohnya adalah firaun
Ketika dia dalam kesulitan di dalam laut merah. Ia mengatakan beriman tetapi nafas sudah di kerongkongan.
🪻Kita tidak tahu kedepannya. Jika kita bisa berthalabul ilmu maka segerakanlah
🪻
Kehidupan kita pasti fkan berubah-ubah
Apabila kamu meminta maka mintalah kepada Allah dan apabila kamu meminta pertolongan maka mintalah kepada allah
وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله الهم قَالَ: كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم يَوْمًا، فَقَالَ: “يَا غُلاَمُ، اِحْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، اِحْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، وَإِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ.” رَوَاهُ التِرْمِذِيُّ، وَقَالَ: حَسَنٌ صَحِيْحٌ.
Dari Ibnu ‘Abbās radhiyallāhu Ta’āla ‘anhumā mengatakan:
Pada suatu hari aku pernah di bonceng Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam dan Beliau bersabda:
“Wahai remaja (pemuda), jagalah Allāh, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allāh, niscaya kamu akan mendapati-Nya selalu hadir di hadapanmu.
Jika kamu meminta sesuatu, mintalah kepada Allāh. Dan jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allāh.”
(HR Tirmidzi, dan ia berkata: “Hadits ini derajatnya adalah hasan shahih.”)
(Ilmiyyah.com)
Ini berbeda ketika kita minta tolong di ambilkan buku. Namun menurut ulama jangan bermudah-mudahan. Bahkan ketika tali sendal kita putus minta pertolongan kepada Allah.
Contohnya ketika Nabi Musa alaihissalam lari dari firaun. Ia hanya meminta kepada Allah.
💎Apa yang ditakdirkan kepadamu pasti akan menemuimu Apa yang tidak ditakdirkan untukmu pasti tidak akan menemui. Maka berimanlah kepada Allah.💎
Tujuan kita beriman kepada takdir Allah hadid 22 dan 23
QS Al-Hadid : 22
مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِى ٱلْأَرْضِ وَلَا فِىٓ أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِى كِتَـٰبٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَآ ۚ إِنَّ ذٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ
Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah
QS Al-Hadid : 23
لِّكَيْلَا تَأْسَوْا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri,
💎 ini sudah ketentuan Allah untuk kita. Maka terimalah💎
💎ini peringatan bagi kita untuk jangan menjadi orang yang sombong💎
💎 hendaknya kita bersabar ketika tertimpa musibah katakanlah qadarullah wa maa syaa-a fa'ala💎
💎pertolongan datang bersama kesabaran💎
Faedah dari hadist
1. Boleh membonceng seseorang di atas tunggangan.
2. Agungnya ketawaduan Nabi ketika membonceng sahabatnya
3. Al jazzau min jinsil.amal balasan sesuai amal
4. Bersandar dan bertawakallah kepada Allah ta'ala.
5. Haramnya berputus asa dari rahmat Allah
6. Penetapan keimanan dengan takdir dan wajibnya ridha dengan takdir Allah
7. Anjuran untuk tenang akan riski Allah dan hendaknya ia berakhir
8. Sesungguhnya pertolongan itu bersama kesabaran. In syaa Allah pertolongan itu akan datang.

0 Comments