Memuliakan Ilmu bagian 2

Memuliakan Ilmu bagian 2
Ustadzah Wita Hafizahallah 
Rabu, 29 Maret 2023

Bismillah 

Yaitu ilmu yang akan menjadikan seorang mukallaf mengetahui kewajibannya berupa masalah-masalah ibadah dan muamalah, juga ilmu tentang Allah dan sifat-sifatNya, hak apa saja. yang harus dia tunaikan dalam beribadah kepada-Nya, dan mensucikan-Nya dari berbagai kekurangan" (Fathul Baari, 1/92).

Memuliakan Ilmu
Ilmu syar'i adalah cahaya Allah sebagaimana ketika imam Syafi'i tanpa sengaja melihat sebagian kecil aurat wanita, suatu ketika imam Syafi'i merasa ada kekurangan dengan hafalan beliau, kemudian beliau menemui guru beliau dan guru beliau menyampaikan untuk meninggalkan maksiat dan ilmu adalah cahaya, cahaya yang bersumber dari Allah tidak di berikan kepada pelaku maksiat.  

Tanaman dalam diri bahwa ilmu tidak hanya sekedar tetap

Ulama terdahulu memperbanyak memperbaiki akhlak terutama hati.

Keutamaan menuntut ilmu 
1. Dimudahkan berjalan menuju surga
Dalilnya
hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Rumaysho.com 
2. Kewajiban
3. Mengetahui mana yang haram, halal dan syubhat 


1. Membersihkan wadah ilmu yaitu hati kita
Tidak mungkin jauh dari dua hal
a. bersih hati dari kotoran syubhat (kerancuan dalam beragama)
Caranya:
1) mengetahui bahwa guru memiliki pemahaman yang benar 
2) Guru bersifat waro' 

b. bersihkan hati dari kotoran syahwat
Caranya:
1)
2) ikhlas kepada Allah, ikhlas tangga menuju keberhasilan. 
Dalilnya: al bayinah

4 pondasi untuk agar tercapai ikhlas dalam menuntut ilmu
A. Niat untuk Mengangkat kejahilan dalam diri kita
B. Mengangkat kejahilan dari diri sendiri
C. Menghidupkan ilmu tersebut agar ilmu tersebut bisa tersebar atau lestari
D. Mengamalkan ilmu


Ilmu itu di sisi Imam Ahmad adalah adalah sesuatu yang membuat Allah tanaman cinta

Tidak ada yang bisa mengalahkan kebahagian ahlul ilmu. 

Mintalah kepada Allah untuk cinta kepada ilmu syari

Tanyakan kepada diri bahwa apakah Allah menerima amalan kita? 

Semangat ketika kita belajar. 

3. Serius atau sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu
Tidak akan mungkin tercapai kecuali dengan tiga hal,
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda

Dari Abu Hurairah, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,

الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِى كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَىْءٌ فَلاَ تَقُلْ لَوْ أَنِّى فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا. وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian.’ Akan tetapi hendaklah kau katakan: ‘Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi.’ Karena perkataan law (seandainya) dapat membuka pintu syaithon.”

(HR. Muslim)


Rumaysho.com 
1. Bersemangatlah
-semangat dalam hal apapun selagi bermanfaat (dunia akhirat)
2. Minta tolong kepada Allah (istianah)
-berdoa kepada Allah agar di pahamkan dan layak untuk ilmu 
3. Tidak boleh lemah

4. Memprioritaskan mempelajari tentang Al-Qur'an dan al hadits 

Ilmu itu ada dua sumber:
Al Qur'an dan sunnah kecuali dengan orang-orang yang sibuk dengan perkara-perkara dunia yang lain. 
5. Mengikuti metode yang benar agar kita dapat memuliakan Ilmu.
Kita tidak akan tahu ilmu itu berharga Sebelum tahu keutamaan ilmu
Metode yang tepat dalam belaja
1. Haru menghafalkan matan (berisi tentang ringkasan ilml)
2. Mempelajari matan tersebut dengan gurunyang mempuni (paham metode pengajaran dan guru yang mempuni agar murid cinta kepada ilmu agar ilmu lestari). Jika ada yang bertanya tentang suatu namun guru tidak tahu jangan sekali-kali menjawab. 
Penampilan guru, perilaku guru jangan sampai murid tidak mau belajar gara-gara guru..

0 Comments