👑Pengajar: Ustadzah Wita Yulia Ratnasari, Lc
📖 Resume Aqidah dan Adab Penuntut Ilmu
📝 Note by ChatGPT
Pertemuan ke-3 – Kelas Muqaddimah Jazariyah
Pembukaan
-
Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah atas nikmat ilmu.
-
Pertemuan ini adalah pertemuan ke-3, masuk ke bab inti: Makhārijul Hurūf.
-
Terima kasih bagi peserta yang sudah mengirim hafalan bait 1–8 Muqaddimah Jazariyah.
1. Keterangan tentang Sanad & Sertifikat
-
Kelas Jazariyah terbagi dua:
-
Peserta sanad (hafalan Matan)
-
Wajib menghafal Matan.
-
Mendapat ijazah periwayatan (sanad).
-
Sertifikatnya mencantumkan nama-nama ulama dalam sanad hingga Imam Ibnu al-Jazari.
-
-
Peserta non-sanad (tilawah saja)
-
Tidak wajib hafalan.
-
Hanya mendapat sertifikat ikut serta (bukan sanad).
-
-
Perbedaan:
Sanad: ijazah resmi periwayatan, bisa diteruskan ke murid.
Sertifikat biasa: hanya keterangan pernah ikut.
2. Tiga Aspek Utama Ilmu Tajwid
-
Makharijul huruf – tempat keluar huruf.
-
Ṣifātul huruf – sifat-sifat huruf.
-
Aḥkāmul hurūf – hukum bacaan (ikhfā’, idghām, dll).
Pertemuan kali ini fokus pada makhārijul hurūf.
3. Jumlah Makhraj
-
Dalam Matan Jazariyah disebutkan: 17 makhraj (pendapat jumhur).
-
Terdapat perbedaan pendapat ulama, tetapi yang masyhur adalah 17.
4. Pembagian Makharijul Huruf
-
Al-Jauf (rongga mulut dan tenggorokan)
-
Huruf mad: Alif, Wau, Ya (ketika berharakat sesuai: fathah + alif, ḍammah + wau, kasrah + ya).
-
Disebut huruf mad wa lin → keluar dengan hawa (nafas), mengikuti panjang hembusan.
-
-
Al-Ḥalq (tenggorokan)
-
Bawah: Hamzah, Ha (ء, هـ).
-
Tengah: ‘Ain, Ḥa (ع, ح).
-
Atas: Ghain, Kha (غ, خ).
-
-
Al-Lisān (lidah)
-
Belakang: Qaf, Kaf (ق, ك).
-
Tengah: Jim, Syin, Ya.
-
Sisi lidah: Ḍad (ض).
-
Ujung lidah: Lam, Nun, Ra, Ta, Dal, Tha, dll.
-
-
Asy-Syafatain (dua bibir)
-
Fa (ف) dengan bibir bawah + gigi atas.
-
Ba, Mim, Wau dengan kedua bibir.
-
-
Al-Khaisyūm (rongga hidung)
-
Tempat keluarnya ghunnah (Nun dan Mim bertasydid).
-
5. Definisi
-
Makhraj (مَخْرَج)
-
Bahasa: tempat keluar.
-
Istilah: tempat keluarnya huruf ketika diucapkan.
-
-
Huruf (حرف)
-
Bahasa: sisi, ujung.
-
Istilah: suara yang bertumpu pada makhraj tertentu.
-
6. Cara Menentukan Makhraj
-
Sukunkan atau tasydid-kan huruf yang ingin dicari makhrajnya.
-
Tambahkan hamzah washal sebelumnya untuk memudahkan.
-
Contoh: ingin cari makhraj huruf ba → ucapkan “abْ”.
-
Saat suara terputus, itulah makhrajnya.
-
7. Dua Jenis Huruf
-
Muḥaqqaq (مُحَقَّق) → huruf yang jelas tempat keluarnya, ada tumpuan (seperti ب، ج، ح).
-
Muqaddar (مُقَدَّر) → huruf yang tidak punya tumpuan khusus, karena makhrajnya luas.
-
Contoh: huruf mad (ا، و، ي) dan ghunnah.
-
8. Ringkasan Penting
-
Semua huruf hijaiyyah selain huruf mad dan ghunnah → muḥaqqaq.
-
Huruf mad + ghunnah → muqaddar.
-
Makhraj ada 17 menurut pendapat masyhur.
-
Belajar makhraj penting karena menjadi dasar untuk membaca Al-Qur’an dengan benar.
Makharijul Huruf – Organ Pengucapan
-
Bibir (asy-syafah)
-
Nomor 1: Bibir atas (asy-syafah al-‘ulya).
-
Nomor 2: Bibir bawah.
-
-
Gigi & Gusi
-
Nomor 3: Al-Asnān → gusi (tempat menancapnya gigi).
-
-
Rongga
-
Nomor 4: Rongga hidung (khaysyūm).
-
Nomor 5: Rongga mulut (al-jauf).
-
-
Langit-Langit
-
Nomor 6: Langit-langit atas.
-
Nomor 7: Langit-langit bagian tengah (wasath al-hanak).
-
Nomor 8: Langit-langit bagian dalam (dekat tenggorokan, ada luhah / anak tekak).
-
-
Lidah
-
Nomor 9: Tengah lidah.
-
Nomor 10: Pangkal lidah.
-
Nomor 11: Ujung lidah (dekat bibir).
-
-
Tenggorokan & Sekitarnya
-
Nomor 12: Tenggorokan (al-halq).
-
Nomor 13: Rongga tenggorokan (tajwīf al-halq).
-
Nomor 14: Dua pita suara (al-hanjarah).
-
Prinsip Pengucapan Huruf
-
Dua hal utama yang selalu ada saat mengucapkan huruf:
-
Hawā’ azh-zhāhir → aliran nafas dari paru-paru.
-
Harakah al-‘uḍw → pergerakan organ makhraj.
-
-
Contoh:
-
Huruf ب (ba) → nafas keluar, bertemu/menabrak kedua bibir.
-
Huruf ش (syin) → nafas lewat tengah lidah, bertemu langit-langit atas → terjadi penyempitan, aliran nafas fokus di makhraj.
-
Sifat Huruf
-
Selain makhraj, setiap huruf memiliki sifat yang menyertai.
-
Contoh: ش (syin) → sifatnya tarqiq (tipis), rikhwah (lembut, mengalir).
-
Penting dibedakan: makhraj adalah tempat keluarnya, sifat adalah karakter suara yang ikut muncul.
Catatan Teknis Kelas
-
Absensi dilakukan via sistem e-learning (login → pilih “absensi” → centang kehadiran).
-
Untuk peserta baru, ada masa adaptasi, bisa dibantu admin (Mbak Heni).
Catatan Tambahan
-
Penulis kitab menyebut ada 17 makhraj wajib yang harus dipelajari.
-
Semua pembagian organ dan makhraj ini penting karena akan dibahas satu per satu dalam bab berikutnya.
Jumlah Makhraj Menurut Ulama
-
Perbedaan pendapat:
-
17 makhraj → pendapat Imam Ibnu Jazari dan jumhur ulama.
-
16 makhraj → pendapat Imam Sibawaih.
-
14 makhraj → pendapat Imam al-Kutub, al-Jurmi, dan al-Farra’.
-
-
Analogi:
-
Makhraj umum = rumah.
-
Makhraj khusus = ruangan-ruangan di dalam rumah.
-
Perbedaan jumlah makhraj muncul dari cara perincian dan pendetailan.
-
-
Ringkasannya:
-
Mazhab pertama (17 makhraj): dirinci, detail, setiap huruf punya tempat jelas.
-
Mazhab kedua (16 makhraj): menghapus al-jauf (rongga mulut) sebagai makhraj tersendiri.
-
Mazhab ketiga (14 makhraj): menghapus al-jauf + menggabungkan lam, nun, ra dalam satu makhraj.
-
Urutan Penjelasan Makhraj
-
Ibnu Jazari & jumhur: dimulai dari bawah (tenggorokan) → naik ke bibir.
-
Abu Umar al-Jurmi: dimulai dari depan (bibir) → turun ke tenggorokan.
-
Keduanya sama saja, hanya berbeda urutan.
Prinsip Mengenal Makhraj
-
Huruf sukun adalah keadaan asli huruf.
-
Saat ingin mengetahui makhraj → jadikan huruf sukun + tambahkan hamzah.
-
Contoh: ba → “abْ”.
-
-
Harakat adalah pergerakan tambahan.
-
Fathah → membuka rahang ke atas.
-
Dhammah → bibir membulat.
-
Kasrah → rahang turun ke bawah.
-
-
Analogi makanan:
-
Sukun = makanan asli (tanpa bumbu).
-
Harakat = makanan sudah ditambah bumbu (garam/gula).
-
Muḥaqqaq dan Muqaddar
-
Muḥaqqaq → makhraj jelas, ada tempat menempel.
-
Contoh: ba (kedua bibir menutup).
-
-
Muqaddar → makhraj samar, hanya diperkirakan.
-
Terjadi pada huruf mad (panjang).
-
Contoh: suara panjang seperti udara melayang, tidak menempel di tempat tertentu → diibaratkan seperti debu yang berterbangan.
-
Inti Catatan
-
Perbedaan jumlah makhraj (17–16–14) bukan karena jalur bacaan riwayat, tapi karena mazhab ulama dalam mendetailkan makhraj.
-
Yang paling masyhur dan dipakai jumhur adalah 17 makhraj (Ibnu Jazari).
-
Mengenali makhraj = dengan mensukunkan huruf agar terlihat tempat keluarnya yang asli.
-
Huruf mad = makhrajnya muqaddar, berbeda dengan huruf lain yang muḥaqqaq.
📊 Perbandingan Jumlah Makharijul Huruf Menurut Ulama
Pendapat Jumlah Makhraj Ulama / Mazhab Ciri Utama Perbedaan Pendapat Pertama (Jumhur & Ibnu Jazari) 17 Imam Ibnu Jazari, mayoritas ulama qira’at & tajwid - Menghitung Al-Jauf (rongga mulut) sebagai 1 makhraj khusus.- Memisahkan makhraj Lam, Ra, dan Nun. Pendapat Kedua 16 Imam Sibawaih dan sebagian ulama nahwu - Tidak menghitung Al-Jauf sebagai makhraj tersendiri (alif dianggap ikut makhraj hamzah, wau ikut bibir, ya’ ikut lidah).- Selebihnya sama seperti jumhur. Pendapat Ketiga 14 Imam Al-Kutub, Imam Al-Jurmi, Imam Al-Farra’ - Menghapus Al-Jauf.- Menggabungkan Lam, Ra, dan Nun dalam satu makhraj.- Jadi jumlahnya lebih sedikit. 📌 Kesimpulan untuk santri:
-
Kita mengikuti pendapat pertama (17 makhraj) karena itu yang diambil oleh Imam Ibnu Jazari dan jumhur ulama tajwid.
-
Perbedaan jumlah bukan berarti ada huruf yang hilang, hanya perbedaan cara menghitung & mengelompokkan.
📌 Ringkasan Materi & Tanya Jawab
1. Muqaddar & Mulhaq
-
Muqaddar: hanya huruf mad dan huruf ghunnah.
-
Mulhaq: semua huruf hijaiyah kecuali huruf mad & ghunnah.
-
Cara mudah: kalau mengalir seperti air (tidak nempel jelas di satu tempat), itu muqaddar.
2. Makharijul Huruf (Versi Ibnu Jazari)
-
Diibaratkan seperti rumah:
-
Ada 5 rumah (umum).
-
Setiap rumah punya kamar (makhraj khusus).
-
-
Jumlah:
-
Menurut Ibnu Jazari → 17 makhraj khusus.
-
Menurut mazhab lain → ada yang 16, ada yang 14 (karena ada yang menghapus rumah al-jauf).
-
3. Rumah Pertama: Al-Jauf (rongga mulut & tenggorokan)
-
Menurut Ibnu Jazari, ada al-jauf.
-
Huruf keluar dari al-jauf:
-
Alif mad (fathah + alif sukun)
-
Wau mad (dhammah + wau sukun)
-
Ya mad (kasrah + ya sukun)
-
-
Mazhab lain:
-
Ada yang bilang alif keluar dari tempat hamzah.
-
Ada yang bilang wau dari bibir, bukan dari jauf.
-
-
Maka, ada perbedaan jumlah makhraj.
4. Analogi Rumah & Kamar
-
Rumah = makhraj umum.
-
Kamar = makhraj khusus.
-
Contoh:
-
Al-jauf = rumah → di dalamnya hanya ada 1 kamar (tempat huruf mad).
-
Rumah lain bisa punya 3 kamar, 10 kamar, dll.
-
-
Total menurut Ibnu Jazari: 17 kamar (makhraj khusus).
5. Hafalan Matan vs Hafalan Qur’an
-
Hafalan Qur’an lebih mudah masuk karena kalamullah, tapi lebih sulit murojaah (gampang lupa, harus sering diulang).
-
Hafalan Matan lebih susah di awal (lidah kaku, sulit nempel), tapi kalau sudah hafal, lebih mudah diingat kembali.
-
Kunci hafalan Matan: ulang-ulang banyak kali (contoh: 100x).
6. Setoran Hafalan & Baca Matan
-
Ada dua jalur:
-
Hafalan Matan → setor via rekaman, dapat sertifikat sanad.
-
Baca Matan (tilawah saja) → ikut latihan via Zoom, tidak perlu hafal penuh, hanya dapat sertifikat ikut serta.
-
-
Tidak wajib setor ke e-learning, cukup sesuai grup WA.
7. Ujian & Sertifikat
-
Ada UTS & UAS seperti kampus.
-
Nilai minimal 70 untuk sertifikat kelulusan.
-
Kalau di bawah 70 tetap naik semester, tapi sertifikat hanya “ikut serta”.
-
Setelah 4 semester tetap dapat sertifikat penyelesaian program.
8. Saran Fokus Belajar
-
Karena program 2 tahun disiapkan untuk calon guru, maka sebaiknya fokus di kelas ini.
-
Boleh ikut kelas lain, tapi hati-hati jangan sampai tidak fokus dan akhirnya keduanya tidak maksimal.
9. Target Tilawah/Tahfiz
-
Awalnya ada target tilawah/mutqin.
-
Jika ingin ubah target jadi tahfiz juga diperbolehkan, menyesuaikan jalur masing-masing.
📊 Tabel Perbandingan Makharijul Huruf Menurut 3 Mazhab
Makhraj Umum Makhraj Khusus (Ibnu Jazari – 17) Mazhab Kedua (16) Mazhab Ketiga (14) 1. Al-Jauf (rongga mulut) 1 makhraj → huruf mad (ا، و، ي) ❌ Tidak dianggap makhraj tersendiri (alif ikut hamzah, wau ikut bibir, ya ikut lidah) ❌ Dihapus 2. Al-Halq (tenggorokan) 3 makhraj → (ء، هـ) / (ع، ح) / (غ، خ) Sama Sama 3. Al-Lisan (lidah) 10 makhraj → (ق), (ك), (ج، ش، ي), (ض), (ل), (ن), (ر), (ط، د، ت), (ظ، ذ، ث), (ص، ز، س) Sama ⚠️ Lam, Nun, Ra digabung jadi 1 makhraj → jumlah berkurang 2 4. Asy-Syafatain (dua bibir) 2 makhraj → (ف) / (ب، م، و) Sama Sama 5. Al-Khaisyum (pangkal hidung) 1 makhraj → ghunnah (ن، م) Sama Sama ➡️ Jumlah Total 17 makhraj 16 makhraj (tanpa Al-Jauf) 14 makhraj (tanpa Al-Jauf, Lam–Nun–Ra digabung)

0 Comments