Syarah Matan Al-Muqaddimah Imam Ibnu Al-Jazari Bagian 1 - P10

Materi Tajwid – Sifat Huruf Hijaiyah (Pertemuan)

1. Jenis Sifat Huruf Hijaiyah

Huruf hijaiyah memiliki sifat yang selalu ada (sifat lazimah) dan sifat yang muncul hanya di kondisi tertentu.

a. Sifat Lazimah

  • Selalu ada dalam setiap huruf.

  • Contoh: Qalqalah, Hams, Jaher, dll.

b. Sifat yang Muncul Tertentu

  • Hanya muncul di kondisi tertentu sesuai hukum tajwid.

  • Contoh: Idgham bilagunnah, Shiddah.


2. Sifat yang Memiliki Lawan

  • Huruf harus memiliki salah satu sifat, tidak bisa dua-duanya sekaligus.

  • Contoh:

    • Jaher ↔ Hams: Jika huruf Jaher, tidak bisa Hams.

    • Syiddah ↔ Rukhuwah: Tidak bisa keduanya; berada di tengah → sifat “bainiyah” (campuran).


3. Sifat Berdasarkan Aliran

a. Aliran Nafas

  • Jaher (suara kuat): Pita suara rapat → suara kuat.

  • Hams (suara lemah): Nafas mengalir → suara lemah.

b. Aliran Suara

  • Syiddah (tertahan): Suara tertahan, nafas tidak mengalir.

  • Rukhuwah / Bainiyah (mengalir): Suara dan nafas mengalir atau campuran.


4. Perbedaan Suara & Nafas






5. Contoh Praktik Huruf

  • Huruf Mim (م):

    • Jaher → pita suara tertutup → suara kuat.

    • Bainiyah → nafas tetap mengalir dari hidung → suara tertahan tapi nafas tetap keluar.

  • Huruf Kaf & Ta:

    • Termasuk Hams → nafas mengalir, suara lemah.

    • Hindari keluar suara “H” berlebihan → fokus pada ujung lidah dan celah kecil untuk nafas.


6. Durasi Huruf Sukun

  • Tercepat → Syiddah

  • Sedang → Bainiyah

  • Terlambat → Rukhuwah

  • Harakat → tidak ada perbedaan durasi signifikan; durasi ditentukan makhroj.


7. Sifat Berdasarkan Arah Suara

  • Huruf tertentu memiliki suara yang naik ke langit-langit mulut (Imam Ibnu Jazari menamakan 7 huruf “yang naik”).

  • Cara menghasilkan suara naik:

    1. Tanggal lidah cekung → pangkal lidah ikut naik.

    2. Nafas didorong ringan dari rongga mulut, suara diarahkan ke langit-langit mulut.

    3. Fokus pada ujung lidah → jangan geser ke tengah.


8. Tips Praktik Tajwid

  1. Gunakan rekaman untuk murojaah.

  2. Fokus pada ujung lidah, pita suara, dan aliran nafas.

  3. Jangan menambahkan huruf H saat latihan huruf Hams.

  4. Perbanyak latihan agar kebiasaan makhroj terbentuk.




 

0 Comments