Seri 1 Nak Yuk kita belajar Aqidah

Serial Kajian Ibu dan Anak
Kiat-Kiat Mengajarkan
Anak: Aqidah, Sirah Nabawiyyah, dan Dzikir
Ustadzah Haifa Ummu Muhammad حفظها الله
Mutarjimah: Ustadzah  Nafilah Hafizahallah 
Selasa, 2 September 2025 | 11 Rabiul Awal 1447H
19.00 WIB - Selesai

Pertanyaan ke-3

مَا أَوَّلُ وَاجِبٍ عَلَى الْعَبِيْدِ؟
Apa kewajiban pertama seorang hamba?

تَوْحِيْدُ اللهِ تَعَالَى
Mengesakan Allah Ta'ala (Tauhid).

Dalilnya adalah hadits Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata:
Ketika Nabi ﷺ mengutus Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu ke negeri Yaman, beliau bersabda kepadanya:
"Sesungguhnya engkau akan mendatangi suatu kaum dari Ahli Kitab. Maka hendaklah yang pertama kali engkau dakwahkan kepada mereka adalah agar mereka mentauhidkan Allah Ta’ala."
(HR. Bukhari Muslim)
---
Pertanyaan ke-4

مَا مَعْنَى لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ؟
Apa makna “Laa ilaaha illallah”?

لَا مَعْبُوْدَ بِحَقٍّ إِلَّا اللهُ
Tidak ada yang berhak disembah dengan benar selain Allah.

---
Pertanyaan ke-5

مَا شُرُوْطُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ؟
Apa saja syarat-syarat “Laa ilaaha illallah”?

1. الْعِلْمُ – Ilmu

2. الْيَقِيْنُ – Yakin

3. الْإِخْلَاصُ – Ikhlas

4. الصِّدْقُ – Jujur

5. الْمَحَبَّةُ – Cinta

6. الِانْقِيَادُ – Tunduk/Patuh

7. الْقَبُوْلُ – Menerima

8. الْكُفْرُ بِالطَّاغُوْتِ – Mengingkari thaghut

---
Pertanyaan ke-6

مَا أَرْكَانُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ؟
Apa saja rukun Laa ilaaha illallah?

Jawab:
النَّفْيُ وَالْإِثْبَاتُ
(An-Nafyu wal-Itsbat)

An-Nafyu (peniadaan): meniadakan sesembahan selain Allah.

Al-Itsbat (penetapan): menetapkan ibadah hanya kepada Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.

Dalilnya:
Firman Allah Ta’ala:

> فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لَا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Barangsiapa yang kufur kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang teguh pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS. Al-Baqarah: 256)
---

Pertanyaan ke-7

مَنْ نَبِيُّكَ؟
Siapa Nabimu?

نَبِيِّي مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Nabiku adalah Muhammad ﷺ.

Nasab beliau yaitu:
Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim Al-Qurasy.

Keterangan:
Al-Qurasy artinya beliau berasal dari suku Quraisy.

---

Pertanyaan ke-8

مَا دِيْنُكَ؟
Apa agamamu?

دِيْنِيَ الْإِسْلَامُ
Agamaku adalah Islam.

Dalilnya firman Allah Ta’ala:

> إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.
(QS. Ali Imran: 19)
---

Pertanyaan ke-9

مَا أَرْكَانُ الْإِسْلَامِ؟
Apa saja rukun Islam?

1. Syahadat: bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah

2. Mendirikan shalat

3. Menunaikan zakat

4. Berpuasa di bulan Ramadhan

5. Menunaikan haji bagi yang mampu

Dalilnya: Hadits Jibril (HR. Muslim)
---

Pertanyaan ke-10

مَا الْإِحْسَانُ؟
Apa itu ihsan?

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ
Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tidak bisa melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.

Dalilnya: Hadits Jibril (HR. Muslim)

0 Comments