Al Khulasoh Al Asasiyyah Fii Masaail Al I’tiqodiyyah - P35
Ringkasan Kajian Aqidah
1. Rukun Islam Pertama: Syahadat
Syahadat:
لا إله إلا الله محمد رسول الله
Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullah
Artinya:
Tidak ada sesembahan yang benar selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Makna “Laa ilaaha illallaah”
Maknanya adalah:
-
Menafikan (nafyu) → meniadakan semua sesembahan selain Allah.
-
Menetapkan (itsbat) → menetapkan bahwa hanya Allah yang berhak disembah.
Sehingga maknanya:
Tidak ada sesembahan yang benar di langit dan di bumi kecuali Allah semata.
Semua sesembahan selain Allah adalah batil.
Dalil:
QS Al-Hajj: 62
“Yang demikian itu karena Allah Dialah yang Haq dan apa yang mereka sembah selain Dia adalah batil.”
2. Rukun Kalimat Laa ilaaha illallaah
Ada dua rukun:
1️⃣ Nafyu (peniadaan)
Menafikan semua sesembahan selain Allah.
2️⃣ Itsbat (penetapan)
Menetapkan bahwa hanya Allah yang berhak disembah.
3. Syarat-Syarat Laa ilaaha illallaah
Ada 7 syarat:
1️⃣ Ilmu (العلم)
Mengetahui makna syahadat.
Harus memahami bahwa:
-
semua sesembahan selain Allah ditiadakan
-
hanya Allah yang berhak disembah
Jika seseorang mengucapkan syahadat tanpa mengetahui maknanya, maka syahadat tersebut tidak memberi manfaat.
Dalil:
QS Muhammad: 19
“Maka ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah.”
2️⃣ Yakin (اليقين)
Meyakini tanpa keraguan.
Lawan dari yakin adalah ragu-ragu.
Dalil:
QS Al-Hujurat: 15
Orang beriman adalah yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian tidak ragu.
3️⃣ Ikhlas (الإخلاص)
Beribadah hanya kepada Allah.
Lawan dari ikhlas adalah syirik.
4️⃣ Jujur (الصدق)
Ucapan lisan sesuai dengan isi hati.
Lawan dari jujur adalah nifaq (kemunafikan).
Dalil:
QS Al-Baqarah: 8-10
5️⃣ Cinta (المحبة)
Mencintai kalimat tauhid dan konsekuensinya.
Lawan dari cinta adalah benci terhadap tauhid.
Dalil:
QS Al-Baqarah: 165
6️⃣ Tunduk dan Patuh (الانقياد)
Tunduk kepada hukum Allah.
Artinya:
-
menjalankan perintah
-
meninggalkan larangan
-
beribadah dengan ikhlas
Dalil:
QS Luqman: 22
7️⃣ Menerima (القبول)
Menerima seluruh ajaran Allah tanpa menolak.
Lawan dari menerima adalah menolak.
4. Rukun Iman Keenam: Iman kepada Qadha dan Qadar
Apa itu Qadar?
Qadar adalah:
Ketetapan Allah terhadap segala sesuatu yang telah terjadi dan yang akan terjadi sejak azali.
Azali artinya:
tidak memiliki permulaan.
Makna Beriman kepada Qadar
Beriman kepada qadar artinya meyakini bahwa:
-
Allah mengetahui segala sesuatu.
-
Allah menulis ketentuan segala sesuatu.
-
Semua terjadi dengan kehendak Allah.
-
Allah menciptakan segala sesuatu.
5. Tingkatan Iman kepada Qadar
Ada 4 tingkatan.
1️⃣ Ilmu
Allah mengetahui semua hal:
-
yang telah terjadi
-
yang sedang terjadi
-
yang akan terjadi
Ilmu Allah bersifat azali dan abadi.
2️⃣ Kitabah (Penulisan)
Allah telah menuliskan semua takdir di:
Lauhul Mahfuzh
Semua yang terjadi hingga hari kiamat telah tercatat.
3️⃣ Masyi’ah (Kehendak Allah)
Tidak ada sesuatu yang terjadi kecuali dengan kehendak Allah.
Kaedahnya:
Apa yang Allah kehendaki pasti terjadi
dan apa yang tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi.
4️⃣ Khalq (Penciptaan)
Allah menciptakan semua makhluk dan semua perbuatan mereka.
Catatan Penting dalam Kajian
Contoh dari kaum Quraisy:
-
Mereka mengakui Allah sebagai Rabb.
-
Tetapi mereka tetap menyembah berhala.
Karena itu mereka tidak mau mengucapkan Laa ilaaha illallaah, sebab mereka tahu konsekuensinya:
➡ hanya Allah yang boleh disembah.

0 Comments