Al Khulasoh Al Asasiyyah Fii Masaail Al I’tiqodiyyah - P34

 


Ringkasan Kajian Aqidah 

Aqidah 3 nov 25

resume chat gpt 

Pelajaran: Islam dan Iman (Halaman 9–10)

1. Pengertian Islam

a. Secara bahasa (etimologi)
Islam berarti:

  • Berserah diri

  • Tunduk

  • Patuh kepada Allah

Dalil:
QS. Al-Baqarah: 131

“Ketika Rabb berfirman kepadanya (Ibrahim), ‘Berserah dirilah!’
Ia menjawab: ‘Aku berserah diri kepada Rabb seluruh alam.’


b. Secara syariat

Islam adalah:

Menyerahkan diri kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya,
berlepas diri dari kesyirikan,
dan menaati Allah dengan ketaatan.


2. Hubungan Islam dan Iman

Ada dua keadaan:

1️⃣ Jika disebut bersama

Maka maknanya berbeda.

  • Islam → amalan lahir (zahir)
    Contoh:

    • Shalat

    • Zakat

    • Puasa

    • Haji

  • Iman → keyakinan dalam hati
    Contoh:

    • Iman kepada Allah

    • Malaikat

    • Kitab

    • Rasul


2️⃣ Jika disebut terpisah

Maka maknanya saling mencakup.

  • Islam mencakup seluruh agama

  • Iman juga mencakup seluruh agama

Baik:

  • amalan lahir

  • keyakinan batin


3. Hadits Jibril (Dalil Islam dan Iman)

Hadits dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu.

Jibril datang kepada Nabi ﷺ lalu bertanya tentang:

1️⃣ Islam
2️⃣ Iman
3️⃣ Ihsan

Jawaban Nabi ﷺ tentang Islam:

Bersyahadat
Mendirikan shalat
Menunaikan zakat
Berpuasa Ramadan
Haji ke Baitullah jika mampu

(HR. Muslim)


4. Cabang-cabang Iman

Hadits Nabi ﷺ:

“Iman memiliki lebih dari enam puluh atau tujuh puluh cabang.
Yang paling tinggi adalah ucapan La ilaha illallah.
Yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan.
Dan rasa malu adalah bagian dari iman.”

(HR. Muslim dan Ahmad)


Rukun Islam

Rukun Islam ada 5:

1️⃣ Syahadat
2️⃣ Shalat
3️⃣ Zakat
4️⃣ Puasa Ramadan
5️⃣ Haji ke Baitullah


Dalil Rukun Islam

Ada dua hadits utama:

1️⃣ Hadits Jibril
Riwayat Umar bin Khattab

2️⃣ Hadits Ibnu Umar

“Islam dibangun di atas lima perkara…”

  • Syahadat

  • Shalat

  • Zakat

  • Puasa Ramadan

  • Haji

(HR. Bukhari dan Muslim)


Pelajaran Baru

Iman kepada Qadha dan Qadar

Definisi

Iman kepada qadar adalah:

Mengakui bahwa Allah mengetahui segala sesuatu,
menuliskan ketentuan segala sesuatu,
dengan kehendak dan keinginan-Nya,
dan Allah menciptakan segala sesuatu sesuai kehendak-Nya.

Jika Allah menghendaki sesuatu → maka terjadi.
Jika Allah tidak menghendaki → maka tidak terjadi.


Makna Al-Qadar

Al-Qadar adalah:

Ketetapan Allah terhadap segala sesuatu
yang telah terjadi dan yang akan terjadi
sejak dahulu hingga selamanya.


Tingkatan Iman kepada Qadar

Ada 4 tingkatan:

1️⃣ Ilmu (العلم)
Allah mengetahui segala sesuatu.

2️⃣ Kitabah (الكتابة)
Allah menuliskan semua takdir.

3️⃣ Masyi’ah (المشيئة)
Segala sesuatu terjadi dengan kehendak Allah.

4️⃣ Khalq (الخلق)
Allah menciptakan segala sesuatu.


✅ Empat ini disebut maratib al-qadar (tingkatan takdir).

0 Comments