๐ ุจุณْูููููููููููููููููููููู
ِ ุงِّููู ุงูุฑَّุญْู
َِู ุงูุฑَّุญِْูู
๐
๐ป Kajian Rutin di Mesjid Umar Bin Khattab - Kuala Tungkal ๐ป
๐ก _Alamat_ : Jl. Sumatera Lrg. Sudi Mampir Kuala Tungkal - Jambi
*Terbuka Untuk Umum, Muslimin dan Muslimah*
๐ฟ๐๐๐ ๐ถ๐๐๐๐๐ :
✨ " *Merangkul Bukan Memukul* " ✨
_In syaa Allah_
๐ค : ๐ป๐๐๐๐๐๐๐ :
*Ustadz Satria Habibi, Lc, M.Pd ุญูุธู ุงููู ุชุนุงูู*
⏰ ๐๐๐๐๐ :
*Ahad, 19 November 2023*
*05 Djumadil Ula 1445*
*Pukul 10:00 Wib s/d Selesai*
Inti dari pembahasan adalah bagaimana metode dakwah atau cara mengajak atau merangkul saudara-saudara kita untuk kembali kepada Allah Ta'ala, mencintai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Merangkul di sini bukan secara dzohir namun secara maknawi. Biasanya dengan kata merangkul melekat dengan akhlak yang baik.
Merangkul di bareng dengan senyum, tatapan rahmat atau kasih sayang serta tutur kata yang baik.
Dalam dunia dakwah keduanya penting merangkul seseorang baik secara dzahir maupun maknawi yang akan memberikan efek tersendiri kepada yang kita rangkul.
Misalnya pada seorang ayah merangkul anaknya yang berusia remaja akan berefek baik dan positif bukan memukul dengan amarah dan emosi yang meluap.
Dengan kata lain bagaimana cara kita mengajar dengan hikmah, penuh kebijaksanaan, memahami cara berdakwah. Karena ada orang di sekitar kita yang butuh kita rangkuman dan dakwahi agar mereka merasakan bagaimana indahnya mengikuti perintah Allah dan mengikuti sunnah Nabi Shallallahualaihiwasallam wa sallam.
Para ulama memiliki metode atau manhaj dalam menyampaikan kebenaran. Yang mana sesuai dengan dakwah Nabi shallallahu alaihi wasallam serta dakwah para nabi yang dilakukan dengan baik maka atas izin Allah. Jika berdakwah tidak sesuai maka akan menimbulkan gejolak dan pada akhirnya akan ditolak.
Berdakwah pada masa sekarang ini seperti mengurai benang yang kusut maka ia harus bersabar tidak boleh buru-buru.
Metode atau manhaj pertama yang harus di tempuh oleh mereka yang mendakwahkan adalah
1. Ikhlas karena Allah Ta'ala. Ia mengharapkan wajah Allah Ta'ala.
Ikhlas adalah ruh setiap amal soleh dan dakwah ilallah adalah amal shaleh yang juga hendaknya didasar oleh Allah Ta'ala.
Hendaknyankita menjaga keikhlasan kita dan menjadikannya pondasi utama amal.shalihb
Dalil:
1. Surah Azzumar
2. Surah Al- Bayyinah
3. Hadits al qudsi
ุนู ุฃุจู ูุฑูุฑุฉ ุฑุถู ุงููู ุนูู ู
ุฑููุนุง: "ูุงู ุชุนุงูู : ุฃูุง ุฃุบูู ุงูุดุฑูุงุก ุนู ุงูุดุฑู؛ ู
ู ุนู
ู ุนู
ูุง ุฃุดุฑู ู
ุนู ููู ุบูุฑู ุชุฑูุชُู ูุดِุฑَْูู".[ุฑูุงู ู
ุณูู
] [ุตุญูุญ]
Indonesia:
Abu Hurairah -raแธiyallฤhu 'anhu- meriwayatkan secara marfลซ': Allah -Ta'ฤlฤ- berfirman, "Aku paling tidak butuh pada semua sekutu. Siapa yang beramal dengan mempersekutukan diri-Ku dalam amalnya, maka Aku tinggalkan dia bersama sekutunya."
Diriwayatkan oleh Muslim Hadis sahih
https://hadeethenc.com/id/browse/hadith/3342
4. Surat al khafi ayat 110
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ُْูู ุงَِّูู
َุงۤ ุงََูุงۡ ุจَุดَุฑٌ ู
ِّุซُُْููู
ْ ُْููุญٰูۤ ุงََِّูู ุงََّูู
َุงۤ ุงُُِٰูููู
ْ ุงٌِٰููู َّูุง ุญِุฏٌ ۚ َูู
َْู َูุง َู َูุฑْุฌُْูุง َِููุงุٓกَ ุฑَุจِّูٖ ََْููููุนْู
َْู ุนَู
ًَูุง ุตَุง ِูุญًูุงََّููุงُูุดْุฑِْู ุจِุนِุจَุง ุฏَุฉِ ุฑَุจِّูٖۤ ุงَุญَุฏًุง
"Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa." Maka barang siapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya, maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia menyekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya."
(QS. Al-Kahf 18: Ayat 110)
* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com
Rugi besar jika seseorang tidak ikhlas dalam beribadah karena akan menjadi debu berhamburan.
Keikhlasan tidak akan ada habisnya karena setiap saat kita membutuhkan ikhlas.
Untuk merifresh kembali Keikhlasan yang merupakan modal kita, yaitu dengan meminta pertolongan kepada Allag Ta'ala.
Setiap kita adalah dai dalilnya adalah
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ุจَِّูุบُูุง ุนَِّูู ََْููู ุขَูุฉً
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)
© 2023 muslim.or.id
Namun kita juga harus tidak boleh terburu-buru atau tergesa-gesa.
2. Hendaknya berdakwah dengan modal ilmu dan ber
Memahami ilmu dulu baru menyampaikan. Dan ilmuntidak.bisa di dapatkan dengan cepat.
Imam Syafi'i berkata dalam sebuah syairnya
Pokok-pokok.dasar dalam mendapatkan ilmu
a. Panjang waktunya (lama)
Seseorang harus sabar dalam menuntut ilmu
?
----
Seseorang yang akan berdakwah harus kompeten dalam bidangnya.
Menyampaikan kebenaran
3. Seorang dai harus tau objek dakwah
Siapakah yang ia datangi.
4. Berdakwah dengan lembut dan
Setiap individu harus memiliki sifat lembut dan santun yang mewarisi sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:
َูุฅَِّู ุงูุฑَِّْูู َูู
ْ َُْููู ِูู ุดَْูุกٍ َูุทُّ ุฅِูุงَّ ุฒَุงَُูู َููุงَ ُูุฒِุนَ ู
ِْู ุดَْูุกٍ َูุทُّ ุฅِูุงَّ ุดَุงَُูู
“Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).
© 2023 muslim.or.id
Banyak hal dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dapat menjadi contoh bagaimana lembutnya beliau dalam berdakwah. Di antaranya adalah kisah seorang Arab Badui, yang datang dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:
ุฃََّู ุฃَุจَุง ُูุฑَْูุฑَุฉَ َูุงَู َูุงู
َ ุฃَุนْุฑَุงุจٌِّู َูุจَุงَู ِูู ุงْูู
َุณْุฌِุฏِ َูุชََูุงََُููู ุงَّููุงุณُ ََููุงَู َُููู
ْ ุงَّููุจُِّู ุตََّูู ุงَُّููู ุนََِْููู َูุณََّูู
َ ุฏَุนُُูู ََููุฑُِูููุง ุนََูู ุจَِِْููู ุณَุฌًْูุง ู
ِْู ู
َุงุกٍ ุฃَْู ุฐَُููุจًุง ู
ِْู ู
َุงุกٍ َูุฅَِّูู
َุง ุจُุนِุซْุชُู
ْ ู
َُูุณِّุฑَِูู ََููู
ْ ุชُุจْุนَุซُูุง ู
ُุนَุณِّุฑَِูู
“bahwa Abu Hurairah berkata, “Seorang ‘Arab badui berdiri dan kencing di masjid, lalu orang-orang ingin mengusirnya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda kepada mereka: “Biarkanlah dia dan siramlah bekas kencingnya dengan setimba air, atau dengan seember air, sesungguhnya kalian diutus untuk memberi kemudahan dan tidak diutus untuk membuat kesulitan” (HR. Bukhari dan Muslim).
Lihatlah kelembutan beliau, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tetap membiarkan Arab Badui tersebut menyelesaikan hajatnya, kemudian barulah beliau menyuruh para sahabat radhiyallahu ‘anhum untuk membersihkan bekas air kencingnya. Kelembutan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini bukan tanpa alasan, jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membiarkan orang-orang mengusirnya maka bisa jadi air kencing akan lebih banyak menyebar di lanatai masjid dan Nabi memberikan uzur kepada Arab Badui tadi dikarenakan ketidak tahuannya. Selain itu, agama ini datang dengan berbagai kemudahan bukan kesulitan.
© 2023 muslim.or.id
Dakwah memang butuh ketegasan namun pada dasarnya dibutuhkan kelamah lembutan
ุนู ุฃูุณ ุจู ู
ุงูู ุฑุถู ุงููู ุนูู ู
ุฑููุนุงً: «َูุณِّุฑُูุง َููุงَ ุชُุนَุณِّุฑُูุง، َูุจَุดِّุฑُูุง َููุงَ ุชَُِّููุฑُูุง».[ู
ุชูู ุนููู] [ุตุญูุญ]
Indonesia:
Anas bin Malik -raแธiyallฤhu 'anhu- meriwayatkan secara marfลซ', "Permudahlah dan janganlah kalian mempersulit. Gembirakanlah dan janganlah kalian menakut-nakuti."
Muttafaq 'alaih Hadis sahih
https://hadeethenc.com/id/browse/hadith/5866
Nabi -แนฃallallฤhu 'alaihi wa sallam- menyukai keringanan dan kemudahan bagi manusia. Ketika Rasulullah -แนฃallallฤhu 'alaihi wa sallam- diberi pilihan antara dua hal, maka beliau memilih hal yang paling mudah selama itu bukan sesuatu yang haram.
Sabdanya: "Permudahlah dan janganlah kalian mempersulit"; yakni, dalam segala sesuatu.
Sabdanya: "Gembirakanlah dan janganlah kalian menakut-nakuti"; makna al-bisyฤrah adalah memberi kabar kebaikan. Ini adalah lawan dari menakut-nakuti. Tanfฤซr (menakut-nakuti) adalah menyampaikan berita buruk.
https://hadeethenc.com/id/browse/hadith/5866
Faidah dari Hadis
Kewajiban orang beriman adalah mengajak manusia untuk mencintai Allah dan memotivasi mereka kepada kebaikan.
Wajib bagi seorang dai yang berdakwah kepada agama Allah untuk melihat dengan bijaksana cara menyampaikan dakwah Islam kepada manusia.
Memberi kabar gembira akan melahirkan rasa senang, sambutan, dan kenyamanan kepada sang dai pada apa yang dia paparkan kepada manusia.
Tindakan mempersulit akan melahirkan sikap lari dan menjauh serta keraguan pada ucapan sang dai.
Keluasan rahmat (kasih sayang) Allah kepada hamba-hamba-Nya; bahwa Allah meridai sikap beragama mereka yang ramah dan syariat yang mudah.
Jangan sampai rusak dakwah karena kita tidk menyampaikan dengan cara yang lembut dan sopan.
Posisikan mereka dengan diri kita. Tentu kita tidak akan nyaman jika diperlakukan dengan tidak baik.

0 Comments